Penyebab Penyakit Gula Darah Tinggi

Apabila seseorang tanpa gejala klasik, tetapi gula darah sewaktunya (artinya tanpa persiapan apa-apa sebelumnya) sama atau lebih dari 200mg/dl, ini diduga ada diabetes, tetapi belum pasti. Unutk kepastiannya, pemeriksaan harus diulang dengan pemeriksaan TTGO.

Terkadang, apabila ada gejala klasik dengan gula darah sewaktunya¬†‚Č• 200mg/dl, ini sudah dapat dianggap menderita diabetes. Seseorang yang menderita diabetes, namun tidak pernah berolahraga, darah akan kelebihan gula lalu kelebihan gula akan selalu menumpuk di kedua belah kaki.

Kaki menjadi tempat konsentrasi gula karena gula memiliki masa jenis yang tinggi termasuk zat kapur. Oleh sebab itu, bila kaki seseorang yang mengidap penyakit gula, luka akan sulit sembuh karena tidak bisa tertutup oleh sel darah pembeku.

Hal ini disebabkan zat gula dan zat kapur selalu mendesak ke bawah yang membuat luka semakin parah dan kemungkinan besar tak bisa disembuhkan.

Penyebab penyakit gula adalah :

- Rasa malas untuk bergerak karena tidak mau capai (lelah)
- Makan tidak terkontrol jumlah dan kadar gizinya
- Terlalu sering minum manis
- Kurangnya kesadaran bahwa olahraga adalah sangat penting.

Posted in Penyebab Penyakit Gula | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Gula Darah

Menurut penelitian dari riset yang pernah dilakukan pada tahun 2002 oleh Departemen Kesehatan Singapore, menyebutkan bahwa penyebab penyakit gula darah diakibatkan dari ketidakteraturan dalam pola makan. Penyakit gula darah ini juga merupakan penyakit yang dapat mengancam jiwa seorang penderita yang menjadi penyakit pembunuh terbesar No. 3 di dunia terutama banyak terjadi di Amerika Serikat.

Dibawah ini ada beberapa penyebab dari timbulnya suatu penyakit gula darah yang disebabkan oleh ketidak teraturan terhadap pola asuhan makan, diantaranya :

1. Pola makan yang tidak teratur

Makan secara berlebihan atau melebihi porsi makan yang sebenarnya akan membuat tubuh terbebani oleh banyaknya jumlah kalori dan lemak serta kandungan gula yang menyebabkan kadar gula darah semakin meningkat. Masuknya gula yang berlebih dari berbagai jenis makanan membuat hormon insulin dan pankreas sulit untuk mengendalikan dan mengatur gula dalam darah. Salah satu contoh jenis makanan yang banyak mengandung gula adalah seringnya mengkonsumsi teh manis melebihi dari takaran yang sebenarnya (1 hari cukup dengan 1 cangkir = 100 ml), sering mengkonsumsi cemilan yang banyak mengandung gula, sering mengkonsumsi soft drink dsb.

2. Obesitas (kegemukan)

Seseorang yang memiliki kelebihan berat badan atau kegemukan (obesitas) merupakan salah satu penyebab dari penyakit gula darah atau diabetes mellitus, mereka yang memiliki berat badan diatas berat badan ideal memmiliki resiko lebih besar terserang berbagai macam penyakit seperti diabetes mellitus, jantung koroner, kolesterol dsb.

3. Faktor genetis atau keturunan

Faktor keturunan atau genetika yang dimiliki dari salah satu anggota keluarga yang memiliki riwayat terhadap penyakit gula memungkinkan seorang anak mewarisi penyakit tersebut dan memiliki resiko 6 kali lebih besar terserang diabetes.

4. Efek samping dari pengggunaan bahan-bahan kimia dan obat-obatan

Bahan kimia mudah sekali ditemukan baik dalam bentuk makanan, minuman ataupun lainnya. Namun dari banyaknya kasus yang terjadi bahan kimia banyak ditemukan dalam produk suatu makanan atau minuman seperti bahan pengawet makanan yang cukup kuat, bahan pemanis buatan sehingga rasa manis pada makanan atau minuman dapat bertahan lama. Bahan-bahan kimia yang digunakan dalam berbagai produk olahan makanan atau minuman inilah yang dapat merusak fungsi kerja dari pankreas yang memproduksi insulin untuk mengendalikan kadar gul darah menjadi terhambat, akibat fatal yang akan terjadi membuat pankreas mengalami peradangan. Termasuk pula dalam mengkonsumsi jenis obat-obatan yang telah dikonsumsi dalam jangka waktu yang cukup lama dapat mengakibatkan pankreas mengalami iritasi dari efek samping obat-obatan yang larut dalam tubuh. Kerusakan dari sel-sel pankreas inilah yang membuat penyebab dari penyakit gula darah.

5. Karena penyakit dan infeksi pada pankreas

Pankreas yang terinfeksi oleh virus dan mikroorganisme dapat menyebabkan radang pada pankreas hal inilah yang memicu timbulnya penyakit gula darah. Ketika fungsi pankreas mengalami penurunan sehingga sekresi pada hormon-hormon untuk proses metabolisme tubuh termasuk insulin terhambat, termasuk penyakit dengan kolesterol tinggi dan dislipidemia yang semakin meningkatkan resiko terhadap penyakit gula darah.

6. Kesalahan dalam mengatur pola hidup

Pola hidup yang melibatkan waktu istirahat, olahraga dan asuhan pola makan yang salah dan tidak seimbang juga dapat dijadikan sebuah alasan yang kuat mengapa seseroang dengan mudah terserang penyakit gula darah, seperti kelebihan atau kekurangan waktu tidur yang cukup (tidur yang ideal adalah 6-7 jam sehari), kurang olahraga atau latihan fisik, terlalu banyak duduk atau bekerja didepan komputer dsb. Hal ini menyebabkan sistem metabolisme tubuh tidak berjalan secara optimal dalam mengatur dan memproduksi energi yang berasal dari kalori, gula, lemak, vitamin dsb. Sistem metabolisme tidak bekerja dengan leluasa sehingga asupan zat-zat yang masuk didalam tubuh tertimbun yang menyebabkan timbulnya komplikasi penyakit seperti resiko serangan jantung dan penyakit gula darah yang siap menyerang

Posted in Penyebab Penyakit Gula | Tagged , , , , , , | 1 Comment

Mencegah Penyakit Gula

Penyakit gula atau diabetes harus tetap diwaspadai dan dikontrol, jika sudah terdiagnosis terserang diabetes atau penyakit gula, maka perlu melakukan suatu tindakan pencegahan agar diabetes atau penyakit gula tidak semakin memperburuk keadaan yang menyebabkan komplikasi pada penyakit lainnya yang berbahaya.

Kita dapat melakukan tindakan pencegahan, antara lain tidak melakukan aktivitas fisik, seperti berolahraga karena otot menggunakan glukosa dalam darah untuk dijadikan energi.

Diet yang dipadu dengan olahraga merupakan cara efektif mengurangi berat badan, menurunkan kadar gula darah dan mengurangi stress.

Berikut ini tips pencegahan yang dapat dilakukan dengan Tips Pola Hidup dan Pola Makan Yang Sehat, diantaranya :

1. Biasakan diri berolahraga secara teratur. Berjalan kaki, bersepeda dan berenang merupakan jenis olahraga yang juga dapat secara efektif mengontrol diabetes.

2. Tidur cukup dan berkualitas, antara 7-8 jam sehari.

3. Hindari menonton televisi atau main komputer terlalu lama.

4. Jangan mengkonsumsi permen, coklat atau snack dengan kandungan garam yang tinggi.

5. Hindari makanan siap saji dengan kandungan kadar karbohidrat dan lemak tinggi.

6. Konsumsi sayuran dan buah-buahan

7. Hindari makanan olahan atau kalengan yang banyak mengandung bahan pengawet

8. Hindari makan-makanan dengan bahan pengawet, bahan pewarna tambahan dan mengandung MSG.

9. Hindari obesitas

Posted in Penyebab Penyakit Gula | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Komplikasi Penyakit Gula atau Diabetes

Bila seseorang divonis menderita diabetes atau penyakit gula atau kencing manis, sebaiknya jangan menganggap sepele. Perawatan dan pengontrolan harus dilakukan untuk menghindari terjadinya komplikasi yang mungkin terjadi. Penderita disarankan untuk melakukan pengecekan kadar gula dalam darah dan urine.

Beberapa komplikasi diabetes mellitus yang mungkin terjadi adalah :

1. Retinopati, katarak dan glaukoma

Retinopati adalah kelainan pada pembuluh darah retina yang bila tidak segera ditanggulangi dapat menyebabkan kebutaan. Katarak adalah sejenis kerusakan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun. Lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusinya. Keadaan ini memperburuk penglihatan seseorang dan akan menjadi buta jika lewat atau tidak dirawat. Glaukoma dalah kerusakan penglihatan yang biasanya disebabkan oleh meningkatnya tekanan bola mata. Meningkatnya tekanan di dalam bola mata ini disebabkan oleh ketidak seimbangan antara produksi dan pembuangan cairan dalam bola mata sehingga merusak jaringan-jaringan saraf halus yang ada di retina dan dibelakang bola mata.

2. Neuropati

Neuropati merupakan gangguan pada fungsi saraf. Neuropati dapat menyebabkan menurun aatu menghilangnya fungsi saraf dan impotensi.

3. Nefropati

Nefropati merupakan perubahan pada pembuluh darah sehingga ginjal mudah terganggu, bahkan rusak.

4. Gangren

Pada penderita diabetes akut, pembuluh darah cepat menua, menyempit dan kaku sehingga daerah tertentu kurang mendapatkan pasokan darah (eskemia). Akibatnya, daerah tersebut kurang mendapat makanan, oksigen dan kebutuhan zat lainnya. Bila tidak segera ditanggulangi dapat menimbulkan gangren yaitu rusak dan membusuknya jaringan. Daerah yang terkena gangren biasanya bagian ujung-ujung kaki atau tangan.

5. Jantung koroner

Jantung koroner pada penderita diabetes mellitus oleh penyempitan dan penyumbatan pada pembuluh darah koroner. Risiko terkena jantung koroner pria penderita diabetes mellitus 2 sampai 3 kali lebih besar daripada wanita.

6. Diabetic Ketoacidosis

Akibat kadar gula yang sangat tinggi menyebabkan penderita koma atau bahkan kematian. Gejala-gejalanya adalah gula darah tinggi dan jumlah ketones dari menengah hingga tinggi dalam urine yang diikuti :

- Pernapasan cepat
- Muka merah
- Sakit dalam perut
- Napas berbau aseton manis
- Muntah
- Dehidrasi

7. Hipoglikemia atau insuline shock

Hipoglikemia terjadi bila penggunaan insulin tidak terkontrol (berlebihan) sehingga kadar gula darah mengalami penurunan drastis. Pada kondisi ini penderita diabetes merasa lemas, berkeringat, mual dan bisa pingsan. Bila tidak cepat diatasi dapat menyebabkan kematian. Pengobatan hipoglikemia adalah dengan menaikkan kembali kadar gula darah yang rendah itu sehingga mencapai kadar normalnya. Oleh karena itu, gejala hipoglikemia dapat menghilang dalam beberapa menit setelah penderita mengkonsumsi gula (dalam bentuk permen atau tablet glukosa) maupun minum jus buah, air gula atau segelas susu.

Posted in Penyebab Penyakit Gula | Tagged , , , , | Leave a comment